Bukti Baru Ungkap Kematian Pendiri Matahari Grup Bukan Pembunuhan

Kematian Hari Darmawan yang merupakan pendiri Matahari grup cukup mengejutkan netizen Indonesia. Banyak dugaan yang mengarah bahwa kematian korban akibat pembunuhan seperti laporan hilang sebelumnya dan ditemukan luka di dahi dan beberapa luka lebam di sekujur tubuh. Namun beberapa keterangan tambahan yang diberikan mengungkap bahwa kematian pendiri Matahari grup bukan pembunuhan.

Hal yang mendukung bukti bahwa kematian pendiri Matahari grup bukan pembunuhan adalah dari barang barang yang ditemukan di korban saat jenasah ditemukan di sungai Ciliwung, Kecamatan CIsarua. Barang barang termasuk uang sebesar 4 juta berupa lembaran uang 100 ribuan sebanyak 40 lembar masih aman berada di saku kanan jenasah. Hanya saja masih ada beberapa benda yang hilang seperti tas dan handphonenya yang kemungkinan terbawa arus sungai.

Selain itu, vila yang menjadi lokasi tujuan korban sebelum dilaporkan menghilang saat salah satu staffnya meninggalkan korban karena menyeduh kopi dan kemudian ditemukan meninggal di sungai juga merupakan vila yang jarang ditinggali. Sebanyak 11 saksi diperiksa namun keluarga sendiri belum banyak memberikan komentar mengenai beberapa fakta dan temuan untuk membuktikan kematian pendiri Matahari grup bukan pembunuhan karena menolak adanya autopsi dan juga masih dalam suasana duka. Jenasah direncanakan akan dikremasikan pada hari Rabu(13/3/2018) esok.