Seorang Guru DItangkap Karena Tembakan Senjata

Pada Rabu, 28 Februari lalu sebuah kejadian yang membahayakan siswa siswi sekolah menengah terjadi di sebuah sekolah di utara Georgia. Seorang guru diberitakan menembakkan senjata ke luar jendela dan membuat geger sekolah. Diketahui guru tersebut bernama Randal Davidson, 53 tahun, yang merupakan guru mata pelajaran sosial bagi anak anak. Awalnya Randal menolak untuk mengijinkan siswanya keluar kelas dan mengunci diri di kelasnya bersama anak anaknya saat merencanakan rencana istrihat.

Saat itulah kepala sekolah datang dan terjadi tembakan senjata tersebut. Senjata yang digunakan oleh Randal adalah senjata berjenis handgun yang memang dijual bebas untuk dimiliki. Polisi langsung datang ke sekolah tersebut dengan pasukan lengkap yang kemudian setelah beberapa menit, Randal menyerahkan diri tanpa syarat kepada pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Hanya saja siswa dan siswi langsung dipulangkan lebih awal untuk menghindari trauma akibat guru ditangkap karena tembakan senjata.

Insiden guru ditangkap karena tembakan senjata ini menambah daftar panjang insiden yang berhubungan dengan senjata api di sekolah Amerika Serikat. Apalagi kejadian ini terjadi di tengah perdebatan kebebasan dalam kepemilikan senjata di Amerika Serikat yang masih panas. Trump sendiri memberikan bahwa guru tersebut mungkin membawa senjata dengan niatan untuk melindungi diri dan seluruh sekolah apabila terjadi serangan di sekolah. Namun memang sangat disayangkan jika Randal menggunakannya secara sewenang wenang.

This page needs javascript enabled !