Cara Tepat Mengatasi Preeklampsia pada Ibu Hamil

Memang akan ada banyak sekali masalah kehamilan yang bisa saja muncul pada seorang ibu hamil. Gangguan kehamilan ini bisa terjadi karena pengaruh internal atau pun eksternal selama masa kehamilan. Pengaruh internal adalah faktor resiko yang asalnya dari tubuh ibu sendiri yang ada kaitannya dengan penyakit yang diderita oleh ibu dan kondisi fisik serta mental ibu. Sementara itu pengaruh eksternal ada kaitannya dengan berbagai hal dari luar tubuh ibu yang bisa pengaruhi kondisi ibu seperti lingkungan di sekitarnya dan makanan yang dikonsumsi ibu hamil.

Preeklampsia adalah salah satu jenis gangguan kehamilan yang paling banyak dijumpai ibu hamil, ibu yang bersalin, dan pada masa nifas. Bagi ibu hamil yang alami preeklampsia berikut ini ada beberapa cara mengatasi preeklampsia yang tepat dan sebaiknya diketahui.

Cara Tepat Mengatasi Preeklampsia pada Ibu Hamil

  • Penggunaan obat – obatan untuk atasi gejala preeklampsia
    Beberapa jenis obat – obatan umumnya digunakan untuk atasi berbagai gejala yang bisa saja muncul dari penderita preeklampsia. Obat tersebut bermanfaat untuk kurangi rasa sakit dan cegah meningkatnya preeklampsia menuju ke arah kondisi eklampsia yang lebih parah dan berbahaya. Jenis obat – obatan yang umumnya diberikan dokter untuk atasi preeklampsia ini adalah obat anti hipertensi, obat anti mual, obat anti kejang, dan kotikosteroid.
  • Istirahat total dengan pengawasan dokter
    Perlu Anda tahu bahwa kondisi preeklampsia ini umumnya akan memaksa ibu harus lakukan istirahat dari berbagai aktifitas dengan total. Saat kondisi preeklampsia semakin parah, maka ibu harus jalani perawatan di rumah sakit dan harus opname. Kondisi tersebut diperlukan untuk lakukan pengawasan terhadap perkembangan janin dan kurangi resiko berbahaya dari preeklampsia ibu.
  • Jaga pola makan
    Mengatur pola makan merupakan langkah yang memang harus mulai dilakukan secara rutin oleh ibu hamil yang menderita preeklampsia. Menghindari makanan asin, makanan mentah, makanan yang dibakar, dan makanan pemicu naiknya tensi darah harus dilakukan serta tidak boleh dilanggar sama sekali. Selain menghindari berbahaya makanan berbahaya, ibu hamil yang menderita preeklampsia ini juga harus banyak konsumsi makanan yang mengandung magnesium dan kalsium untuk membantu mengatur tekanan darah.
  • Pemberian magnesium sulfat lewat infus
    Magnesium sulfat biasanya akan diberikan dokter sebagai tindakan untuk cegah terjadinya kejang berulang pada ibu hamil dengan preeklampsia. Kejang yang terjadi ini merupakan kondisi yang memang harus dihindari sebab bisa tingkatkan preeklampsia jadi eklampsia. Kondisi eklampsia ini harus dihindari sebab resikonya sangat berbahaya bagi nyawa ibu dan janin yang dikandung. Magnesium sulfat bisa menekan kejadian kejang pada ibu hamil dengan preeklampsia. Senyawa tersebut diberikan lewat infus pada saat ibu dirawat inap di rumah sakit.

Nah, itulah beberapa cara tepat mengatasi preeklampsia pada ibu hamil yang bisa kami informasikan. Semoga bisa bermanfaat.

This page needs javascript enabled !