Cara Membuat Masakan Bubur Bayam untuk Bayi

Bagi Anda tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya “bayam” bukan? Selain menyehatkan bayam juga mengandung vitamin A dan tentunya sayuran yang satu ini sangat bagus jika dikonsumsi oleh bayi usia 6-9 bulan, karena dapat membantu masa pertumbuhannya. Nah bagi Anda yang ingin mencoba membuat bubur bayam tersebut, referensi berikut ini dapat Anda coba:

Bahan untuk kaldu ayam:

  • Bawang putih.
  • Ceker ayam, sayap ayam, leher ayam, tulang ayam, dan lainnya yang sifatnya tidak terlalu banyak dagingnya.
  • Daun bawang.
  • Jahe.

Bahan untuk Bubur Ayam:

  • 3 sdt beras.
  • 1 batang daun bayam.
  • 100 ml air bersih.
  • 100 ml kaldu ayam/sapi/kambing.

Langkah-langkah membuat bubur ayam:

  • Cuci terlebih dahulu beras dan daun bayam hingga bersih dan jangan lupa sisihkan.
  • Langkah berikutnya adalah iris daun bayam dengan ukuran yang sedang.
  • Rebus beras yang telah dicuci tadi dengan air, dan masak beras hingga mendidih.
  • Jangan lupa tambahkan irisan daun bayam dan kaldu ayam.
  • Masak sambil diaduk-aduk hingga beras terlihat lunak, matang dan air mulai mengering (gunakan api kecil).
  • Tuangkan beras yang sudah matang tersebut ke dalam tabung blender, dan blender hingga lembut.
  • Tuangkan ke dalam mangkuk, sajikan untuk si buah hati.

Cara Membuat Kaldu Ayam:

  • Masak air hingga mendidih lalu masukkan semua bahan dan rebus, dan aduk-aduk hingga merata sampai warna airnya berubah kekuningan.
  • Supaya lebih terasa kaldunya, angkat tulang dan ceker, kemudian geprek sampai retak dan sumsumnya(isi tulang, warna coklat tua) keluar. Aduk-aduk kembali.
  • Matikan api kemudian saring kaldu (buang bekas-bekas tulang).

Sebagai tambahan, jika Anda menggunakan kaldu sebagai campurannya, Anda tinggal mengurangi air secukupnya atau Anda bisa merebusnya hanya dengan kaldu saja, tidak usah pake air biasa. Silahkan masak secukupnya dan jangan berfikir untuk membuatnya sekaligus dalam jumlah yang banyak, karena jika berjam-jam disimpan makanan ini sudah tidak layak lagi dikonsumsi oleh bayi.

This page needs javascript enabled !