Tana Toraja, Tempat Menakjubkan yang Kaya akan Budaya

Tana Toraja merupakan sebuah area yang dikelilingi oleh pegunungan dan tebing granit. Tempat ini adalah sebuah tempat di mana penduduk suku Toraja tinggal di daerah yang subur, dengan sawah dan kebun kopi. Dalam rangka menjaga kekuatan tanah dan manusia, warga Toraja percaya bahwa tanah harus dijaga melalui ritual untuk merayakan kehidupan dan nenek moyang mereka. Itulah sebabnya upacara kematian dapat berlangsung selama beberapa hari dan melibatkan semua warga. Mereka datang tidak hanya untuk mengirim belasungkawa, tetapi mereka akan bergabung untuk menjalani ritual.

Upacara kematian diadakan setelah panen dan biasanya pada diadakan pada bulan Juli dan September, sedangkan upacara kehidupan digelar selama musim tanam Oktober. Pada saat itu, proses pemakaman tidak segara dilakukan, tapi keluarga akan menunda proses pemakaman selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Mayat akan disimpan di dalam rumah sampai keluarga dapat mengumpulkan anggaran yang cukup.

Di Tana Toraja anda dapat berjalan-jalan ke Tampang Allo, Lemo dan Londa untuk melihat pemakaman yang populer di dunia karena keunikannya. Makam ini berupa dinding batu dan gua yang dipenuhi oleh peti mati dan kerangka. Selama anda tidak memiliki niat untuk mengambil kerangka mereka, maka anda tidak perlu takut untuk datang kesini. Ketika anda datang ke Tana Toraja pada bulan Juni, Juli dan Desember , anda dapat menyaksikan upacara penyembelihan kerbau dan babi oleh para tukang jagal. Anda akan melihat keunikan dan momen sakral tempat ini. Oleh karena itu, tempat ini terkenal akan wisata budayanya, sebab sebagian besar pengunjung yang mengunjungi Tana Toraja akan tertarik dengan keunikan budaya dan ritual yang ada di tempat ini.

This page needs javascript enabled !