Malaysia Usir 77 TKI dari Wilayahnya

Pemerintah Malaysia dikabarkan sudah mengusir sekitar 77 tenaga kerja Indonesia atau TKI yang dinyatakan ilegal untuk bekerja di lingkungan Sabah. Para TKI ini sudah tiba di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Menurut Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi yang berada di Pelabuhan Internasional Tunon Taka, Nasution, mengatakan bahwa ada sekitar 4 perempuan dan 2 anak perempuan yang diusir oleh pemerintah Malaysia. Selebihnya adalah laki-laki.

Sementara pelanggaran yang sudah dilakukan adalah pelanggaran mengenai aturan imigrasi yang sudah diterapkan oleh pemerintah Malaysia. Sedikitnya ada sekitar 54 orang yang terkena masalah imigrasi. Sementara kasus narkoba tercatat ada sekitar 22 orang dan 1 orang disebabkan tindak pidana kriminal.

Darman yang termasuk ke dalam salah satu TKI yang diusir mengatakan bahwa dirinya dan 6 temannya ditangkap oleh polisi Malaysia ketika dirinya sedang menunggu transportasi untuk menuju Tawau yang akan membawanya kembali ke Kabupaten Nunukan guna mengurus perpanjangan paspor. Hal ini menurutnya diperintah oleh majikannya yang bekerja di perkebunan kelapa sawit Sandakan.

Menurutnya ia ditangkap bersama 6 orang lainnya ketika menunggu kendaraan. Dan tentu saja pria yang sudah selama 1 bulan ini bekerja di Malaysia, menurut Darman hal tersebut disebabkan dirinya tidak memiliki paspor yang sudah habis. Ia mengatakan jika paspor dirinya sudah selesai, ia akan kembali ke sana.

This page needs javascript enabled !