Baca Doa Ini Saat Gempa Bumi Mengguncang, In Sya’ Allah Akan Selamat

Baca Doa Ini Saat Gempa Bumi Mengguncang, In Sya’ Allah Akan Selamat

Bahkan tidak hanya pada hari Jumat, 2 Agustus 2019 sampai hari ini gempa masih terus mengguncang bumi. Berawal dari gempa yang mengguncang wilayah Banten, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan bahwa gempa yang terjadi tersebut berkekuatan 7.4 skala richter, terjadi pada pukul 19 : 03 WIB. Hal yang membikin masyarakat jadi semakin khawatir lagi, bahwa BMKG juga menyatakan bahwa gempa yang terjadi berpotensi tsunami.

Titik gempa yang terjadi di Banten ini ada di lokasi 7.54 LS, 104.58 BT atau sekitar 147 km barat daya Sumur, Banten dengan tingkat kedalaman sekitar 10 km. Pada saat terjadi gempa, sebaiknya kita berdoa untuk meminta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Baca Doa Ini Saat Gempa Bumi Mengguncang, In Sya’ Allah Akan Selamat

Baca Doa Ini Saat Gempa Bumi Mengguncang, In Sya’ Allah Akan Selamat

Berikut ini adalah doa yang bagus dibaca ketika gempa bumi mengguncang dengan harapan agar diberi keselamatan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

ALLAHUMMA INNII AS’ALUKA KHOIROHAA, WA KHOIROMAA FIIHAA WA KHOIRO MAA ARSALTA BIH, WA A’UDZUBIKA MIN SYARRIHAA WASYARRI MAA FIIHAA WA SYARRI MAA ARSALTA BIH”.

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kehadirat-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, dan kebaikan apa yang didalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, dan keburukan atas apa yang terjadi didalamnya, dan aku juga memohon perlindungan kepada-Mu atas apa-apa yang Engkau kirimkan.”

Adapun daftar wilayah yang berpotensi tsunami diantaranya sebagai berikut.

  • Pandeglang bagian Selatan – status siaga
  • Pandeglang Pulau Panaitan – status siaga
  • Lampung Barat Pesisir Selatan – status siaga
  • Lampung Selatan Kep. Legundi – status waspada
  • Lampung Barat Pesisir Tengah – status waspada
  • Lampung Barat Pesisir Utara – stastus waspada
  • Bengkulu Utara Pulau Enggano – status waspada
  • Kaur – status waspada
  • Lampung Selatan Kep. Sebuku – status waspada
  • Bengkulu Selatan – status waspada
  • Serang Bagian Barat – status waspada
  • Seluma – status waspada

Pusat gempang yang terjadi di bagian selatan Selat Sunda tersebut adalah kawasan yang diberi tanda sebagai zona sepi gempa besar, sementara itu merupakan kawasan dengan subduktif aktif. Ketidakadaan gempa selama ini memang dianggap sebagai proses akumulasi dari medan tegakan kerat bumi yang lagi berlangsung. Dari hasil catatan, setidaknya didapatkan informasi bahwa di daerah Selat Sunda ini tercatat tidak ada gempa di atas magitudo 7.0.

Bahkan pihak BMKG sendiri juga pernah mencatat bahwa terjadinya gempa di bagian selatan Banten dengan magnitudo 7.9 terjadi pada tahun 1903 silam, ini adalah gempa terakhir. Ia sendiri juga tidak bisa memprakirakan secara statistik proses berulang terjadinya gempa bumi tersebut, sebab memang proses akumulasi medan tegakan kulit bumilah yang tidak bisa distatistikkan.

Penting juga untuk diketahui bahwa, pada kawasan subduktif aktif tapi tidak pernah terjadi gempa bumi bisa diduga kawasan tersebut lagi alami yang namanya proses akumulasi medan tegangan, dimana ada proses penumpukan energi yang terkandung di dalam kulit bumi. Jika dilihat dari hasil hitungan potensi gempa, ini masih belum mencapai puncaknya, sebab potensi maksimalnya mencapai magnitudo 8.7. Potensi tersebut tentu saja tidak bisa diprakirakan dan kapan pun bisa saja terjadi.

Terlepas dari hal tersebut, Indonesia memang memiliki bagian banyak sesar aktifnya, yang mana sewaktu – waktu bisa bergerak. Dari sekian banyaknya sesar aktif, sebagiannya ada di daratan yang mana apabila terjadi gerakan maka akan menimbulkan efek goncangan yang signifikan. Bahkan cenderung bersifat merusak atau destruktif.

Nah, itulah informasi yang bisa kami bagikan tentang bacaan doa saat gempa bumi mengguncang. Semoga bermanfaat.

This page needs javascript enabled !