SEDANG TAYANG! Inilah Fakta Menarik Film ‘Dua Garis Biru’ yang Tuai Kontroversi

SEDANG TAYANG! Inilah Fakta Menarik Film ‘Dua Garis Biru’ yang Tuai Kontroversi

Juli 2019 sepertinya menjadi waktu yang tepat untuk meriliskan sejumlah film lokal yang bakal bersaing dengan beberapa film buatan luar negeri. Nah, salah satu film lokal terbaik yang sempat tuai kontroversi bahkan sempat di baikot, dan saat ini lagi ramai jadi perbincangan warganet adalah film yang berjudul ‘Dua Garis Biru’.

Film ‘Dua Garis Biru’ tersebut saat ini sedang tayang di bioskop – bioskop Indonesia. Film ini dibintangi oleh Zara JKT48 dan Angga Aldi Yunanda. Juga ada aktor kenamaan lainnya, yakni Dwi Sasono, Cut Mini, dan Lulu Tobing. Pada dasarnya film tersebut mengkisahkan sepasang remaja yang sedang jatuh cinta, yakni Dara yang diperankan Zara JKT48, dan Bima yang diperankan Angga Yunanda.

Hubungan sepasang kekasih tersebut ternyata menyebabkan Dara hamil di luar nikah. Hingga akhirnya banyak resiko yang dihadapi Dara dan Bima. Mulai dari dikeluarkan dari sekolah hingga terpaksa harus menikah di usianya yang masih sangat belia.

Fakta Menarik Film ‘Dua Garis Biru’ yang Tuai Kontroversi

SEDANG TAYANG! Inilah Fakta Menarik Film ‘Dua Garis Biru’ yang Tuai Kontroversi

Sempat dibaikot

Berselang hanya beberapa waktu setelah trailer film ‘Dua Garis Biru’ ini diriliskan, film tersebut ternyata langsung mendapatkan berbagai ancaman, yakni berupa pembaikotan di internet. Menariknya, ajakan baikot film ‘Dua Garis Biru’ ini muncul disalah satu platform petisi online dan banyak orang yang mendukung petisi tersebut.

‘Dua Garis Biru’ dianggap sebagai salah satu film yang tak layak atau tak pantas tayang, sebab diklaim bisa menjerumuskan anak muda untuk melakukan hubungan pacaran di luar batasan keawajaran. Tetapi demikian ternyata film ini akan tetap ditanyakan. Pada tanggal 11 Juli 2019 , hari ini film tersebut ditayangkan di bioskop – bioskop Indonesia sesuai dengan rencana awal.

Pergantian nama di tokoh utama

Awalnya nama tokoh utama dalam film ‘Dua Garis Biru’ ini adalah Keke dan Aran, tetapi akhirnya diubah menjadi Dara dan Bima. Menurut sang sutradara perubahan nama tersebut diganti agar ada makna filosofi tersendiri. Dimana nama Bima sendiri di dunia pewayangan memiliki fisik yang kuat akan tetap lembut hatinya, sementara itu untuk nama Dara terinspirasi dari lagu ‘Dara Muda’ yang dulu sempat hits.

Dwi Sasono cukup menghayati peran

Ternyata juga ada hal menarik pada saat Dwi Sasono baca naskah ‘Dua Garis Biru. Ia sektika teringat dengan anak perempuannya yang bernama Widuri ketika melihat sosok Zara JKT48. Tidak heran jika hal tersebut membuat aktingnya begitu tampak menjiwai. Maka dari itu pada saat syuting di UKS sekolah, Dwi Sasono menangis sejadi -jadinya, rasanya ingin memukuli Angga Yunanda yang berperan sebagai Bima, sebab sudah menganggap Zara seperti anak sendiri yang lagi dihadapkan dengan masalah yang begitu berat di hidupnya yang masih sangat belia ini.

Lulu Tobing ikut main di film ini

Ternyata hadirnya aktris namaan yang bernama Lulu Tobing di film ‘Dua Garis Biru’ tersebut cukup mencuri perhatian banyak orang. Seperti yang diketahui, bahwa ia sudah cukup lama vakum di dunia perfilman, yakni setidaknya selama 7 tahun Lulu Tobing tidak pernah lagi terlihat di dunia perfilman.

Lulu mengaku awalnya dirinya juga sempat canggung pada saat kembali berhadapan dengan kamera. Di film ini ia berperan sebagai Rika, ibu dari Dara, yang diperankan oleh Zara JKT48. Menariknya, meskipun film tersebut menuai kontroversi, tetapi banyak juga yang mendoakan agar Zara dan Angga berjodoh di dunia nyata, tidak hanya di film ini saja.

Nah, itu dia beberapa fakta menarik film “Dua Garis Biru’ yang tuai kontroversi. Kira – kira Anda sudah menonton film ini, belum?

This page needs javascript enabled !