Sumatra Barat Terhindar Dari Bencana Kekeringan

Indonesia saat ini sedang terkena bencana kekeringan yang cukup mengkhawatirkan dan diprediksi akan terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama. Hal ini terlihat dengan kesulitan air yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia selama musim kemarau ini. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) ada beberapa daerah di Indonesia yang akan mengalami kekeringan di musim kemarau ini. Akan tetapi menurut perkirakan BMKG lagi bahwa Sumatera Barat justru menjadi daerah yang akan aman dari bencana tersebut. Daerah di kepulauan Sumatra ini tidak akan mengalami kekeringan hebat seperti yang sekarang ini terjadi di Pulau Jawa. Hal ini disebabkan karakteristik cuaca yang terdapat di daerah Sumatra Barat cukup berbeda dibanding di Pulau Jawa.

Kekeringan yang terjadi di Sumbar sendiri masih dalam kategori wajar dan biasa terjadi selama musim kemarau. Dan tidak sehebat bencana kekeringan yang terjadi di Pulau Jawa. Di Jawa kemungkinan musim kemarau yang kering ini akan berjalan cukup panjang disebabkan El Nino. Sementara di Sumbar musim kemarau kering lebih disebabkan Dipole Mode. Karakter yang berbeda di kedua wilayah.

Dipole mode sendiri adalah adanya perbedaan anomali dari suhu di permukaan laut. Sementara El Nino sendiri merupakan perubahan iklim yang terjadi di daerah Pasifik Selatan. Fenomena El Nino ini mempengaruhi beberapa negara termasuk Indonesia. Oleh sebab itu BMKG mengatakan bahwa daerah Sumatra Barat tidak akan terkena dampaknya akibat fenomena El Nino tersebut. Justru Pulau Jawa yang mengalami bencana kekeringan cukup hebat.

This page needs javascript enabled !