Cara Menghadapi Mertua Yang Selalu Ikut Campur dalam Keluarga

Cara Menghadapi Mertua Yang Selalu Ikut Campur dalam Keluarga

Beriwarta – Banyak sekali masalah rumah tangga yang diawali dari ikut campurnya mertua. Sebenarnya mertua yang ikut campur adalah wujud perhatian terhadap anaknya. Selain itu, mengapa mertua selalu tampak ikut campur juga karena beliau merasa bahwa anda belum mampu mandiri sepenuhnya. Namun jika turut campurnya terlalu berlebihan justru akan menimbulkan gejolak. Rasa tidak nyaman, ingin mandiri namun terkekang, serta perasaan yang selalu bersalah pasti akan terasa ketika mertua ikut campur.

Karena anda sudah berumah tangga maka diperlukan solusi tersendiri agar mertua tetap merasa tentram tanpa perlu ikut campur rumah tangga anda. Sebenarnya mengatasi kondisi demikian bisa dilakukan asalkan anda mau bersabar dan menikmati setiap prosesnya. Kebanyakan orang tidak bisa bersabar menghadapi mertua yang demikian sehingga makin parahlah masalah tersebut. Nah, bagi yang sedang mengalami kondisi mertua yang selalu ikut campur, cobalah menanganinya dengan beberapa cara berikut ini.

Berbagai Cara Menghadapi Mertua Yang Selalu Ikut Campur

Tangani masalah secara cepat bersama pasangan
Jika anda memiliki masalah rumah tangga, tangani masalah tersebut secepat mungkin. Selain itu masalah yang terjadi juga seharusnya anda tutup rapat. Biarkan pasangan saja yang mengetahui. Dengan demikian anda bisa leluasa memikirkan solusi yang tepat. Memang sekilas terkesan menutup-nutupi dari mertua. Namun hal ini mesti dilakukan untuk menjaga perasaan anda serta mertua. Dengan demikian porsi ikut campur mertua pun akan lebih berkurang.

Meyakinkan mertua bahwa anda bisa
Menutupi masalah dari mertua tidak selamanya harus anda lakukan. Cobalah perlihatkan kepada mertua bahwa anda mampu menangani masalah tersebut. Mintalah dengan baik kesempatan untuk menangani segala hal dan biarkan mertua yang menilai. Jika anda sudah diberikan kesempatan tersebut, manfaatkan sebaik mungkin. Memang butuh waktu dan kesabaran lama, namun bukan berarti anda tidak bisa mendapat kepercayaan dari mertua.

Sabar
Mertua sama saja dengan orang tua anda. Maka perlakukan mereka secara sabar. Anggap saja anda sedang berbakti kepada orang tua sendiri. Miliki mindset bahwa apa yang dilakukan mertua adalah bukti rasa sayangnya. Jika anda mampu bersabar dengan sikap mertua, mungkin waktu akan menjawab kesabaran anda dengan luluhnya hati mertua. Imbangi langkah 1 dan 2 dengan rasa sabar. Selain itu bersabar juga bisa menjadi cara anda untuk melatih emosi.

Bicarakan dengan pasangan
Cobalah berbicara dengan pasangan secara baik-baik tentang mertua yang dirasa selalu ikut campur. Namun bicarakan semuanya secara dengan bahasa yang halus agar anda tidak menyakiti hati pasangan. Dengan bicara dari hati ke hati, bisa jadi anda akan menemui solusi terbaik untuk keadaan ini. Yakinkan kepada pasangan keinginan untuk mandiri agar solusi lebih lanjut bisa dipikirkan.

Tinggal terpisah
Memutuskan berumah tangga sama saja dengan melangkah untuk hidup mandiri. Maka sebaiknya tinggal terpisah dengan mertua mesti anda jalani. Jika tidak mampu membeli rumah, mengontrak bisa menjadi solusi asalkan ada keinginan kuat. Memang meskipun tinggal terpisah mertua tetap bisa ikut campur, namun demikian kondisinya akan jauh lebih baik. Namun khusus jika mertua anda sudah lanjut usia dan pasangan adalah anak semata wayang, rencana tinggal terpisah mesti dipikirkan ulang.

Itu dia beberapa cara menghadapi mertua yang selalu ikut campur agar tidak menimbulkan luka di masing-masing pihak. Semoga bermanfaat.