Ahmad Dhani Ditolak di Surabaya

Ahmad Dhani Ditolak di Surabaya

Beriwarta – Kabar tidak mengenakkan datang dari pentolan band Dewa yang kini telah lama vakum, Ahmad Dhani. Dalam kunjungannya, Ahmad Dhani ditolak di Surabaya. Penolakan tersebut dikawal oleh polisi karena sejumlah massa yang berkumpul di depan hotel dimana Ahmad Dhani menginap.

Asal muasal mengapa Ahmad Dhani ditolak di Surabaya adalah karena rencana politik Dhani yang berencana untuk menggalang massa dengan tujuan politis #2019GantiPresiden. Caleg dari Gerindra tersebut mengatakan bahwa awalnya dia menopak untuk diminta kembali ke Jakarta dan ingin bertahan meskipun telah dikepung oleh massa anti gerakan #2019GantiPresiden yang mencoba untuk mengusir pulang Ahmad Dhani. Dhani menyatakan bahwa dia masih memiliki beberapa agenda di kota Pahlawan tersebut seperti peresmian posko di Sidoarjo. Selain itu, Ahmad Dhani beralasan bahwa dia berada di Surabaya untuk berlibur.

Berproses cukup lama setelah Ahmad Dhani ditolak di Surabaya, akhirnya Ahmad Dhani bersedia untuk kembali ke Jakarta pada hari Minggu (26/8) pukul 19.00 WIB. Hal ini disampaikan oleh Agus Maksum selaku sekretaris relawan #2019GantiPresiden. Agus juga mengatakan bahwa setelah penyampaian deklarasi tersebut, Agus tidak mengetahui agenda Ahmad Dhani. Entah acara keluarga atau agenda khusus tidak diketahui katanya.

Selain Ahmad Dhani ditolak di Surabaya, sebelumnya Neno Warisman juga ditolak kedatangannya di Pekanbaru. Neno sendiri datang ke Pekanbaru untuk mengikuti deklarasi serupa yang akan dilakukan Ahmad Dhani di Surabaya. Sesaat setelah pesawat yang ditumpangi Neno Warisman tiba di bandara Sultan Syarif Kasim II, Neno yang akan keluar dari bandara dihadang sejumlah massa yang membuatnya tertahan di bandara selama berjam-jam. Setelah petang Neno dipaksa untuk kembali ke pesawat. Saat itu Neno didampingi oleh Kabinda yang disebutnya dalam rekaman yang diberikan kepada Fadli Zon dan diunggah di twitternya. Penolakan yang serupa terjadi atas Neno Warisman pada akhir Juli lalu dimana Neno ditolak di Batam, Kepulauan Riau. Neno juga terjebak dalam di Bandara Hang Nadim hingga akhirnya bisa keluar saat tengah malam.