TNI Mengirim 13 Ton Daging Kurban ke Lombok

TNI Mengirim 13 Ton Daging Kurban ke Lombok

Beriwarta – Hari Raya Idul Adha yang diperingati pada hari Rabu (22/8) kemarin dimanfaatkan dengan sangat baik sebagai momen untuk berbagi terhadap sesame. Hal tersebut juga dilakukan oleh TNI terhadap korban bencana gempa di Lombok yang hingga kini masih was was dengan adanya gempa susulan. Apalagi mengingat jika beberapa kawasan Lombok lumpuh akibat 2 kali goncangan besar gempa. Dalam bantuannya, TNI mengirim 13 ton daging kurban ke Lombok.

Sebelumnya, TNI memang sudah menjadi garda terdepan dalam membantu warga Lombok, Nusa Tenggara Barat semenjak gempa pertama terjadi. Namun, dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha, kembali TNI mengirim 13 ton daging kurban ke Lombok. Pengiriman tersebut atas dasar perintah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Sebuah pesawat Hercules A-1320 pun dikerahkan untuk membantu pengiriman tersebut. Pesawat Hercules yang digunakan TNI mengirim 13 ton daging kurban ke Lombok mendarat pada hari Rabu (22/8) di landasan udara Rembiga, Lombok. Bantuan daging kurban tersebut diutamakan pada warga masyarakat yang terkena dampak gempa bumi di Lombok.

Selain TNI mengirim 13 ton daging kurban ke Lombok, dikirimkan juga sejumlah bahan bantuan logistik lainnya seperti minuman berupa susu, kopi, the dan juga bahan makanan seperti abon, makanan ringan, sarden, sambal, kecap dan mi instan. Selain bantuan logistik berupa bahan makanan, TNI juga menyertakan pakaian layak pakai seberat 1.900 kg, sarung dan juga 30 unit tenda pleton milik TNI. Sejumlah penjernih air juga dikirimkan untuk mengatasi krisis air bersih yang dikhawatirkan mungkin bisa terjadi.

Setelah TNI mengirim 13 ton daging kurban ke Lombok melalui Landasan Udara Rembiga, daging kurban tersebut kemudian didistribusikan menggunakan beberapa kendaraan darat dan udara. Sebuah Helikopter MI-17 bertugas mendistribusikan ke Kabupaten Lotim serta kabupaten Lombok Utara. Sedangkan ke Lombok Barat, TNI mengandalkan truk serta kendaraan kecil lainnya agar daging segera dapat terdistribusikan dalam kualitas baik dan dinikmati oleh warga setidaknya untuk makan malam.