Presiden Jokowi Melaksanakan Salat Ied di Cibinong

Presiden Jokowi Melaksanakan Salat Ied di Cibinong

Beriwarta – Pemerintah menetapkan hari Rabu (22/8) sebagai Hari Raya Idul Adha yang mana otomatis pada hari tersebut seluruh staf pemerintahan termasuk Presiden Joko WIdodo libur guna melaksanakan salat Ied. Untuk tahun ini, Presiden Jokowi melaksanakan salat ied di Cibinong, tepatnya di lapangan Tegar Beriman, ditemani oleh Pejabat gubernur Jawa Barat, Komjen Iriawan, serta Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki. Salat Ied tersebut dimulai tepat pada pukul 06.42 WIB.

Saat Presiden Jokowi melaksanakan salat ied di Cibinong, terlihat beliau mengenakan peci dengan kemeja putih yang dibalut dengan jas hitam serta kain sarung untuk penutup kakinya. Saat tiba di lapangan, takbir Hari Raya Idul Adha telah berkumandang serta ratusan jemaah yang sudah datang dan siap untuk melaksanakan salat Ied yang diimami oleh KH Zainal ABidin. Sedangkan untuk khutbah salat Idul Adha 1439 disampaikan oleh Dr KH Muhammad Suhendra.

Sesaat setelah Presiden Jokowi melaksanakan salat ied di Cibinong, Presiden Jokowi menyerahkan hewan kurban berupa sapi seberat 1,4 ton ke DKM Masjid Baitul Faizin, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Hewan kurban tersebut akan langsung disembelih dan dibagikan kepada mereka yang berhak menerima. Selain menyerahkan hewan kurban ke Cibinong, Jokowi juga menyerahkan hewan kurban ke Masjid Istiglal, Jakarta. Hanya saja dalam penyerahan kurban berupa seekor sapi milik Jokowi diserahkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama dengan sapi miliknya. Saat itu, JK juga ditemani oleh Ketua MPR, Zulkifli Hasan, serta Menpora Imam Nachrawi.

Dalam pesannya seusai Presiden Jokowi melaksanakan salat ied di Cibinong, Jokowi menyampaikan bahwa perayaan Hari Raya Idul Adha pada hari Rabu (22/8) ini adalah momen yang tepat untuk saling berbagi. Terutama untuk saling berbagi untuk masyarakat Lombok, NTB, yang seperti kita ketahui dalam beberapa hari terakhir mengalami musibah bencana alam gempa. Jokowi juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyisihkan sedikit hartanya untuk berbagi dengan korban bencana alam di Lombok.