Gejala, Penyebab Dan Perawatan Untuk Mastitis Saat Menyusui

Gejala, Penyebab Dan Perawatan Untuk Mastitis Saat Menyusui

Beriwarta – Tubuh Anda mengalami banyak perubahan selama kehamilan. Untuk ibu-ibu pertama kali, ini cukup sulit. Anda kadang-kadang bahkan tidak tahu apa yang Anda rencanakan. Mastitis adalah kondisi umum yang akan Anda alami. Mari kita lihat informasi lengkapnya berikut ini.

Mastitis biasanya terjadi pada ibu yang menyusui karena inflamasi jaringan payudara. Kondisi ini dapat menyebabkan payudara Anda menjadi terinfeksi dan berdampak buruk pada payudara. Mastitis membuat Anda merasa sangat sedih. Biasanya, mastitis hanya menyerang satu payudara tetapi kadang-kadang bisa muncul di kedua sisi. Ini terjadi terutama selama 3 bulan pertama kehidupan. Sekitar 1 dari 10 ibu menyusui mengalami mastitis. Anda mungkin mengalami peradangan berkali-kali. Wanita yang menderita kanker, AIDS, atau penyakit-penyakit yang kebal terhadap kekebalan tubuh lainnya berisiko lebih tinggi mengalami mastitis dibandingkan wanita lain.

Apa penyebab mastitis?
Seperti infeksi lainnya, mastitis disebabkan oleh bakteri khusus yang memasuki tubuh. Seringkali, bakteri yang menyebabkan mastitis sering muncul di kulit dan masuk ke tubuh melalui stretch mark pada puting. Bakteri ini berkembang biak di daerah dekat saluran susu, menyebabkan peradangan, nyeri dan pembengkakan. Jika parah, rute susu dapat diblokir.

Mastitis biasanya disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Sekitar 1-3% wanita menyusui menderita penyakit ini. Penyebab lainnya termasuk:

• Produksi susu yang berlebihan menyebabkan susu menumpuk dan menjadi stagnan
• Cedera payudara
• Tekanan pada payudara diperketat oleh baju ketat, sabuk pengaman atau posisi tidur
• Interval makanan di antara waktu makan terlalu lama

Gejala mastitis
Bagaimana cara mengidentifikasi diri Anda dengan mastitis? Berikut beberapa gejala umum mastitis yang harus Anda ketahui:

• Pembengkakan payudara
• Demam
• Nyeri di payudara
• Ada nanah dari puting
• Tubuh terasa sakit
• Puting retakan
• Sakit kepala
• Capek
• Lembut dan bengkak
• Munculnya tumor
• Gejala terus berlanjut
• Merasa benjolan di payudara karena penumpukan susu
• Suhu tubuh lebih dari 38,5ºC

Apakah mastitis dapat mempengaruhi bayi?
Mastitis tidak mempengaruhi bayi Anda. Payudara bengkak, nyeri, tidak nyaman bisa membuat Anda merasa tidak nyaman. Menyusui aman karena ketika mereka menelan bakteri ini mereka akan dibunuh oleh asam lambung.

Bagaimana cara mengobati mastitis?
Cara terbaik untuk mengobati mastitis adalah terus menyusui. Ini bisa membuat Anda merasa sakit, tetapi membantu saluran susu tidak tersumbat, mengurangi rasa tidak nyaman.

Jika Anda mendapatkan perawatan yang tepat ketika Anda tahu Anda menderita mastitis, gejala penyakit akan menurun dengan cepat. Berikut beberapa perawatan efektif untuk mastitis:

• Menyusui pada payudara meradang
Beri makan puting Anda kesakitan bahkan jika Anda merasa sakit. Jika Anda berhenti menyusui, ini akan memperburuk situasinya. Jika ini tidak berhasil, segera kunjungi dokter Anda.

• Beri makan bayi Anda dengan benar
Saat menyusui, menyusui dengan benar. Anda juga dapat mencoba berbagai posisi untuk mendapatkan ASI yang lebih baik.

• Menyusui secara teratur
Menyusui secara teratur membantu mengurangi mastitis secara efektif. Beri makan bayi Anda 8-12 kali sehari. Anda dapat memeras susu dengan tangan atau mesin pemerahan jika bayi Anda tidak kenyang.

• Pijat
Saat menyusui, pijat payudara dengan lembut untuk membantu aliran ASI. Jangan dipijat terlalu keras karena akan memperburuk situasi.

• Minum banyak air
Minum air dan banyak istirahat akan membantu mengurangi kondisi ini. Tanyakan kepada dokter Anda tentang menggunakan obat penghilang rasa sakit. Dokter Anda mungkin akan meresepkan beberapa penghilang rasa sakit seperti ibuprofen dan parasetamol. Selain itu, air hangat atau kompres dingin juga sangat membantu. Hindari memakai bra yang ketat dan perhatikan posisi tidur karena dapat memberi tekanan pada payudara.