Bolehkan Minum Obat Saat Menyusui?

Bolehkan Minum Obat Saat Menyusui?

Beriwarta – Selama menyusui, Anda sakit dan butuh obat. Anda bertanya-tanya tentang apakah boleh minum obat saat menyusui dan apa pengaruhnya terhadap bayi Anda? Anda akan segera mendapatkan jawabannya disini.

Menyusui adalah kebahagiaan yang hanya bisa dimengerti oleh mereka yang telah melewatinya. Untuk bayi, ASI adalah hadiah paling berharga yang Anda berikan. ASI tidak hanya memberikan manfaat kesehatan dari menyusui, tetapi juga membantu memperkuat perasaan khusus antara ibu dan anak. Apa yang Anda makan atau minum selama menyusui dapat mempengaruhi bayi Anda secara langsung melalui ASI. Beberapa obat aman dan beberapa tidak berfungsi dengan wanita menyusui. Oleh karena itu, tergantung pada obat yang dapat Anda gunakan, berhati-hatilah dan konsultasikan dengan dokter Anda sebelum digunakan.

Beberapa obat yang aman
Anda harus sangat berhati-hati untuk memastikan bahwa bayi Anda tidak akan terancam oleh kesalahan dalam pengobatan Anda. Ketika Anda minum, beberapa obat akan masuk ke dalam ASI dan kadang-kadang menyebabkan risiko. Berikut adalah beberapa obat yang aman dalam periode menyusui yang sangat umum dalam kehidupan sehari-hari:

1. Obat nyeri
• Acetaminophen (Tylenol)
• Ibuprofen (Advil, Motrin IB)
• Naproxen (Aleve, Naprosyn) hanya digunakan untuk waktu yang singkat.

2. Antibiotik
• Flukonazol (Diflucan)
• Miconazole (Monistat 3, Micaderm)
• Clotrimazole (Mycelex, Lotrimin)
• Penicillins (Amoxicillin, Ampicillin).

3. Dekongestan hidung
• Air garam
• Obat-obatan yang mengandung pseudoephedrine (Sudafed, Zyrtec)
• Kontrasepsi progestin saja.

4. Obat pencernaan
• Famotidine (Pepcid)
• Omeprazole (Prilosec)
• Cimetidine (Tagamet).
• Antidepresan
• Paroxetine (Paxil)
• Sertraline (Zoloft)
• Fluvoxamine (Luvox)
• Obat untuk sembelit
• Docusate sodium (Colace).

Obat yang Anda minum akan masuk ke ASI

Sebagian besar obat yang Anda minum masuk ke aliran darah dan ke dalam ASI. Meskipun tingkat obat dalam ASI sangat rendah tetapi dapat mempengaruhi kesehatan bayi. Karena itu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi obat apa pun. Lebih baik jika Anda menyusui, dan Anda tidak boleh minum obat jika tidak demikian.

Beberapa obat tidak boleh digunakan
Ada beberapa obat yang tidak boleh Anda minum saat menyusui:

• Obat antijamur dan antikonvulsan adalah obat yang harus dihindari. Obat-obatan ini cukup beracun dan dapat berbahaya bagi kesehatan bayi Anda.
• Yodium mudah dipindahkan ke ASI. Anda harus menghindari mengonsumsi yodium dosis tinggi karena dapat menyebabkan hipotiroidisme pada anak-anak.
• Obat-obatan yang mengandung lithium karbonat bisa berbahaya jika ada dalam ASI.
• Merokok juga tidak boleh dilakukan karena nikotin dalam rokok dapat ditransfer ke ASI dan membahayakan bayi.
Apa yang harus dilakukan ketika bayi Anda alergi terhadap obat-obatan?
Jika Anda meminum obat ini pada tahap ini, perhatikan bayi Anda dengan hati-hati untuk melihat apakah ia memiliki gejala abnormal.
• Jika Anda memiliki gejala yang tidak biasa, bawa anak Anda ke dokter anak segera. Ini adalah cara untuk membatasi risiko kesehatan jangka panjang.
• Jangan berikan obat apa pun pada bayi Anda untuk mengobati tanda-tanda normal bayi jika Anda tidak yakin tentang kondisi bayi. Penggunaan obat-obatan saat ini tidak menguntungkan tetapi dapat menyebabkan kesehatan tidak baik untuk bayi.

Kesehatan dan keselamatan bayi Anda harus menjadi prioritas utama Anda. Jadi berhati-hatilah dengan obat yang Anda minum selama masa menyusui.