5 Kesalahpahaman Tentang Menyusui Yang Aman Dan Tidak Aman

5 Kesalahpahaman Tentang Menyusui Yang Aman Dan Tidak Aman

Beriwarta – Jika Anda sedang menyusui, Anda akan ingin mengetahui tips menyusui sehingga bayi Anda dapat tumbuh sehat. Hari ini kami akan memberikan beberapa tips menyusui kepada Anda!

Ada kesalahpahaman dalam proses menyusui. Mungkin Anda ingin tahu cara merawat diri sendiri sehingga tidak mempengaruhi perkembangan anak. Berikut adalah fakta yang bertentangan dengan pemikiran kita sehari-hari.

5 kesalahpahaman tentang menyusui yang aman dan tidak aman

Kesalahpahaman 1: Anda harus berhenti menggunakan produk antiperspiran – mencegah keringat

Fakta: Anda mendengar bahwa sejenis antiperspiran, berbahaya bagi kelenjar susu Anda. Oleh karena itu, Anda memilih untuk membeli deodoran non-aluminium untuk mencegah, tetapi ini tidak benar-benar diperlukan.

Namun, Anda mungkin ingin beralih ke jenis yang tidak berbau karena bayi yang sensitif terhadap bau, bau berat atau deodoran dapat menempel pada puting dan mengiritasi bayi.

Kesalahpahaman 2: Anda tidak boleh mengonsumsi obat pereda nyeri

Fakta: Anda tidak harus menderita. Penghilang rasa sakit dan penghilang demam seperti ibuprofen, acetaminophen dan naproxen baik untuk wanita menyusui, menurut laporan dari American Academy of Pediatrics, meskipun setiap obat memiliki manfaat dan risiko. Namun, Anda harus menghindari pil OTC. Misalnya, obat-obatan kongestif dapat mengurangi jumlah susu, sementara antihistamin dapat membuat Anda mengantuk dan mengganggu kemampuan Anda.

Sebelum minum obat apa pun, konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu. Bahkan jika obat tersebut aman selama menyusui, Anda harus berhati-hati.

Kesalahpahaman 3: Anda tidak boleh minum kopi

Fakta: Setelah malam tidur nyenyak (bangun jam 4), jangan ragu untuk minum secangkir kopi susu untuk mendapatkan kembali semangat Anda. “Penelitian menunjukkan bahwa jumlah kafein yang mereka konsumsi sangat kecil dibandingkan dengan jumlah yang Anda ambil,” kata Dr. Abu-Shamsieh. Namun, batasi jumlah kafein per hari hanya dengan 1 cangkir, karena kafein dalam susu dapat menumpuk di tubuh bayi Anda, menyebabkan iritasi.

Kesalahpahaman 4: Anda harus memangkas kalori untuk mengurangi berat badan bayi Anda

Fakta: Menyusui biaya 500 kalori per hari dan cukup bagi wanita untuk kembali ke berat badan sebelum kehamilan. Bahkan jika Anda ingin jatuh lebih cepat, pastikan untuk mendapatkan cukup kalori sehari dan pertahankan pola makan yang sehat (dengan lemak sehat seperti mentega, kacang, buah-buahan, sayuran dan daging tanpa lemak). Waktu terbaik untuk menurunkan berat badan adalah dua bulan setelah kelahiran, ketika ASI Anda sudah penuh dan tubuh Anda siap untuk pulih. Cara terbaik untuk mengetahui seberapa banyak yang diserap adalah dengan mendengarkan tubuh Anda dan makan ketika Anda lapar.

Kesalahpahaman 5: Anda dapat minum alkohol saat menyusui

Fakta: Anda tidak ingin berhenti minum, tetapi beberapa alkohol juga masuk ke kelenjar susu. Ini bisa mengubah bau susu, seperti ketika bayi mencicipi alkohol dan jika Anda meminum alkohol akan menyebabkan payudara Anda memproduksi lebih sedikit susu. Lebih buruk lagi, alkohol berbahaya bagi sistem saraf, mempengaruhi perkembangan otak anak-anak. Itulah mengapa Anda tidak boleh minum alkohol saat menyusui.