Ahok Memberi Dukungan Pada Jokowi Lewat Secarik Surat

Setelah munculnya kabar kandidat Cawapres dari kubu Jokowi untuk menggandeng Ma’aruf Amin, tidak sedikit pihak yang kecewa atas keputusan tersebut. Awalnya banyak yang menduga bahwa Cawapres berinisial M yang akan dipilih Jokowi adalah Mahfud MD. Kekecewaan tersebut juga muncul karena sosok Kiai Ma’ruf Amin yang pernah menjadi salah satu ujung tombak pemenjaraan Ahok atas dasar tuduhan penistaan Agama. Namun, kekecewaan tersebut bisa terbendung setelah muncul kabar dari Mako Brimob bahwa Ahok memberi dukungan pada Jokowi.

Kabar Ahok memberi dukungan pada Jokowi ini diketahui dari secarik kertas yang tersebar di media sosial. Dalam secarik kertas tersebut tertulis ditujukan pda GKJO dengan pesan Jokowi agar terus berjuang untuk dua periode. Tak hanya pesan saja, tulisan di atas secarik kertas tersebut juga dibubuhi dengan tanda tangan BTP khas Ahok yang diberi tempat dan tanggal Mako Brimob pada 24 Juli 2018 atau dua Minggu sebelum pengumuman Pasangan Capres dan Cawapres pada hari terakhir pendaftaran untuk Pilpres.

Secarik kertas yang berisikan tulisan Ahok memberi dukungan pada Jokowi untuk dua periode tersebut juga dibenarkan oleh adik Ahok, Fifi Lety. Fifi mengatakan bahwa tulisan tersebut memang benar tulisan kakaknya, Ahok. Hanya saja Fifi tidak memberikan penjelasan siapa pembesuk yang mendapatkan pesan dari Ahok tersebut saat dimintai keterangan.

Isu bahwa pendukung Ahok afau yang dikenal sebagai Ahokers kecewa atas keputusan Jokowi tersebut pun ditanggapi oleh Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menko Kemaritiman berkata bahwa Ahok tidak marah. Tambahnya, Ahok memberi dukungan pada Jokowi dengan cara bahwa sekeluarnya dia dari penjara, Ahok bahkan ingin masuk dalam tim pemenangan pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin.

Bukti lain bahwa Ahok memberi dukungan pada Jokowi dan tidak kecewa atas pilihan Jokowi. Bahkan Luhut berani menjamin bahwa Ahok mendukung Kiai Ma’ruf Amin yang telah didengar oleh Singgih dan Amelia yang tidak dijelaskan siapa namun sudah bertemu dengan Ahok.

This page needs javascript enabled !