Indonesia Mulai Ekspor Bawang Merah

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, mengunjungi Kota Brebes pada Rabu (1/8) kemarin. Kunjungan Andi Amran pada hari Rabu itu bukanlah hanya sekedar kunjungan, melainkan dalam rangka melepas 5700 ton bawang merah yang direncanakan akan dikirimkan ke Thailand. Dalam kontraknya dengan Thailand, Indonesia mulai ekspor bawang merah hingga mencapai 9000 ton yang mana akan dikirimkan dalam beberapa gelombang.

Selain ke Thailand, Indonesia mulai ekspor bawang merah ke beberapa negara lainnya juga seperti Singapura, China dan beberapa negara lainnya. Ekspor bawang merah ke Thailand ini sendiri dilakukan oleh PT Revi Makmur Sentosa, sedangkan untuk ke beberapa negara lainnya yang mencapai jumlah ekspor hingga 6000 ton akan dikirimkan oleh PT Aman Buana Putra ke Singapura, Malaysia dan negara lainnya.

Dalam kunjungannya bersama Direktur Utama Bulog, Budi Waseso, Anggota Komisi IV DPR RIbAgung Wisyantoro serta Waaster Kasad Mabes TNI AD, Brigjen TNI Dudung, Andi menyampaikan bahwa masyarakat Indonesia harus mulai bangga dengan produk pertanian Indonesia, mengingat Indonesia mulai ekspor bawang merah kembali.

Hal senada juga disampaikan oleh mantan Kepala BNN, Budi Waseso (Buwas), yakni Indonesia kembali berdaulat dengan melakukan ekspor sebagai serangan balik karena dulu kita diserang dengan impi. Dengan demikaiannrakyat harus mendukungnya dengan membeli produk-produk pertaniannya sehingga tidak hanya Indonesia mulai ekspor bawang merah namun juga berjaya bi kancan

Brebes sendiri dipilih sebagai tempat kunjungan Menteri Pertanian karena Brebes memiliki 23.000 hingga 30.000 hektar pertanian bawang mewah yang mana bisa menghasilkan 273.000 ton bawang merah setiap tahunnya yang mana angka tersebut menyimbang sehinbggga mampu memenuhi pasar nasional hingga 18,5% sehingga bisa dikatakan Indonesia mampu dan Indonesia mulai ekspor bawang merah.

Indonesia sendiri baru berhasil mulai mengekspor mulai tahun 2017. Pada tahun 2014, Indonesia masih mengimpor 74.903 ton bawang merah. Angka ini menurun di tahun selanjutnya yakni turun drastis hingga 17.428 ton dan kemudian di tahun 2016 Indonesia telah resmi menutup keran impor bawang merah.

This page needs javascript enabled !