Bupati Lamsel Terkena OTT KPK

OTT KPK kembali memakan korban. Kali ini yang terciduk oleh KPK adalah Bupati Lampung Selatan, Zaenudin Hasan, yang juga merupakan adik dari Ketua MPR Zulkifli Hasan. Bupati Lamsel Terkena OTT KPK dalam proyek infrastruktur. KPK mengamankan uang sebesar 200 juta yang diduga merupakan permintaan dari Zaenudin Hasan untuk pencairan uang muka empat proyek senilai 2,8 Milyar rupiah. Uang tersebut diamankan oleh KPK dari Agus Bhakti Nugroho yang merupakan pemberian dari Anjar Anjasmara, Kepala Dinas PUPR.

Berita Bupati Lamsel Terkena OTT KPK ini menambah daftar panjang kepala daerah yang terkena OTT oleh KPK. Sebanyak 98 nama Kepala Daerah dikantongi oleh KPK karena kasus korupsi yang sebagian besar karena kasus infrastruktur. Dan untuk kasus dari Bupati Lampung Selatan kali ini modusnya adalah dengan mengarahkan proyek kepada CV 9 Naga yang sudah dikoordinasikan kepada Kepala Dinas PUPR dan juga Anggota DPRD. CV 9 Naga yang dimiliki oleh Gilang Ramadhan sendiri dikatakan telah mendapatkan 15 proyek infrastruktur di Kabupaten Lampung Selatan dengan nilai proyek sebesar 20 Milyar rupiah.

Dalam memperoleh banyaknya proyek infrastruktur tersebut pun, Gilang Ramadhan, menggunakan berbagai nama perusahaan yang mana tidak semua merupakan miliknya namun tetap mengarah pada CV 9 Naga. Hal tersebut dapat lolos dan tidak terlacak sebelumnya karena adanya kong kalikong antara pihak AA dengan pihak terkait dan terbukti dengan adanya Bupati Lamsel Terkena OTT KPK.

Lalu bagaimana nasib karir politik dari Zaenudin Hasan? Seperti yang diketahui bila ZH yang merupakan adik dari Zulkifli Hasan yang merupakan Ketua MPR dan juga Ketum PAN. Namun, menurut beliau ZH dipastikan akan dipecat keanggotaannya dari PAN apabila benar terbukti bersalah dari kejadian Bupati Lamsel Terkena OTT KPK tersebut. Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Ketum PAN yang juga Ketua MPR yakni Zulkifli Hasan seusai acara Ijtimak Ulama GNPF-U yang diadakan di Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, pada Jumat kemarin (27//72018).

This page needs javascript enabled !