Vonis Hakim Untuk Bos First Travel

Babak akhir kasus penipuan dan pencucian uang berkedok jasa penyelenggara Haji First Travel mulai tampak. Kasus yang mengakibatkan kerugian dari 63 ribu lebih calon jemaah Haji ini telah memasuki akhir persidangan. Melalui beberapa persidangan yang telah berlangsung, pada akhirnya Bos First Travel, Andika Surachman serta istrinya Annisa Hasibuan dijatuhi hukuman penjara selama 20 tahun serta 18 tahun. Vonis hakim untuk bos First Travel tersebut dijatuhkan setelah dewan hakim melihat bahwa kedua terdakwa secara sah dan meyakinkan telah bersalah melakukan tindakan pidana bersama melakukan penipuan dan pencucian uang secara berlanjut.

Tak hanya itu saja yang menjadi vonis hakim untuk bos First Travel untuk masa kurungan 20 dan 18 tahun saja yang dijatuhkan. Hakim juga memutuskan keduanya harus membayar denda sebanyak 10 Milyar rupiah subsidair 8 bulan penjara. Hal itu sesuai dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan Juncto Pasal 55 ayat 1 ke 1 juncto Pasal 64 KUHP serta Pasal 3 dan Pasal 5 UU No 8 Tahun 2010 yang menjerat keduanya.

Selanjutnya setelah melakukan vonis hakim untuk bos First Travel, pengadilan juga menyita aset uang yang dimiliki oleh First Travel sebanyak 8,8 milyar yang mana jika ditotal dengan aset barang bergerak dan aset bangunan lainnya bisa mencapa 40 Milyar rupiah. Meskipun demikian, total kerugian yang diterima oleh calon Jamaah Haji yang jumlahnya mencapai lebih dari 900 milyar rupiah. Diketahui bahwa uang dari nasabah calon haji tersebut digunakan oleh keduanya kerap untuk melakukan gaya hidup mewah seperti bolak balik ke Eropa, membeli aksesoris mahal hingga Andika juga sempat diketahui telah membeli sebuah restoran di kota London.

Meskipun vonis hakim untuk bos First Travel telah ketok palu, namun Andika Surachman mengaku bahwa dia kecewa dengan putusan atau vonis hakim tersebut. Menurutnya, Andika akan mencari upaya hukum lainnya untuk mengurangi masa hukuman. Bagaimana pendapar anda apakah anda juga setuju dengan keputusan hakim ini?

This page needs javascript enabled !