Alasan Pengumuman UN SMP Diundur Oleh Mendikbud, Ada Apa?

Ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (18/5) lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi menyampaikan bahwa pengumuman UN untuk tingkat pendidikan SMP/MTs serta sederajat akan diundur. Dalam komentarnya, diundurnya jadwal pengumuman UN ini bukanlah sebuah masalah besar dan tidak akan berpengaruh pada hasil UN. Alasan pengumuman UN SMP diundur itu sendiri disampaikan beliau karena mundurnya jadwal penyerahan hasil UN dari panitia di pusat kepada ke tingkat provinsi yakni yang semula semestinya dilaksanakan pada tanggal 18 Mei kemarin mundur menjadi tanggal 23 Mei 2018.

Selain alasan pengumuman UN SMP diundur tersebut, Mendikbud juga menyinggung soal kejadian pilu yang menyita perhatian publik pada hari Minggu 13 Mei lalu yakni pengeboman 3 gereja di Surabaya. Mendikbud juga menjelaskan permasalahan prioritas yang mana beberapa dari pelaku pengeboman tersebut adalah anak-anak sehingga ada yang harus lebih diprioritaskan terlebih dahulu.

Diluar alasan pengumuman UN SMP diundur yang juga masih terkait dengan kejadian tersebut adalah karena selama beberapa hari kegiatan belajar mengajar di hampir seluruh Kota Surabaya terpaksa dihentikan dan diliburkan hingga situasi dirasa aman. Selain libur karena kejadian tersebut, libur juga direkomendasikan pemerintah Provinsi Surabaya untuk pelajar guna menyambut hari pertama Bulan Puasa. Hal itu mungkin juga menjadi pertimbangan dari pihak Kementrian untuk pemunduran tanggal pengumuman hasil Ujian Nasional tersebut.

Dari alasan pengumuman UN SMP diundur, Mendikbud menjelaskan bahwa hasil UN akan diumumkan pada hari Jum’at, tanggal 25 Mei 2018 mendatang. Hal ini sesuai dnegan surat edaran BSNP dengan nomor 0097/SDR/BNSP/V/2018 yang terkait akan hasil pengumuman UN, bukan hasil pengumuman kelulusan siswa SMP dan sederajat pada tahun 2018. Padahal, sebelumnya, pada tanggal 28 Mei 2018 akan dijadwalkan sebagai hari pengumuman kelulusan siswa oleh sekolah. Namun, belum pasti apakah hasil pengumuman kelulusan dari Ujian Nasional yang telah dilaksanakan sejak 8 hingga 9 Mei lalu itu akan mundur atau tetap sesuai dengan rencana sebelumnya.

This page needs javascript enabled !