Cara Memperkecil Resiko Usaha yang Wajib Diketahui Pebisnis Pemula

Pada saat memulai berbisnis, rasa takut akan kegagalan memang kerap kali menghantui pebisnis pemula. Memang benar jika kegagalan mungkin saja terjadi. Tetapi rasa khawatir tersebut jangan sampai membuat Anda takut untuk berbisnis. Buat Anda yang kali pertama memulai usaha atau bisnis, Anda harus tahu segala resiko yang mungkin akan Anda alami. Jangan hanya membayangkan kesuksesan, tetapi pikirkan juga dampak terburuk apabila bisnis Anda alami kegagalan.

Sebelum Anda memulai berbisnis, sebaiknya perhatikan saran berikut ini supaya Anda bisa kurangi resiko usaha yang Anda rintis nanti.

Cara Memperkecil Resiko Usaha yang Wajib Diketahui Pebisnis Pemula

  • Menjalankan bisnis atau usaha sesuai hobi maupun keahlian
    Untuk memperkecil resiko, ada baiknya Anda jalankan bisnis sesuai dengan minat serta skill atau pun keterampilan. Berbisnis dari hal yang Anda sukai atau pun kuasai nanti akan membuat Anda lebih mampu mengelolanya dengan baik. Anda sudah memiliki bekal pengetahuan serta keahlian untuk atasi segala tantangan yang akan muncul. Sehingga faktor resiko otomatis akan berkurang, sebab Anda akan lebih siap lagi menghadapinya.
  • Memilih usaha sesuai modal yang dimiliki
    Banyak sekali peluang bisnis modal kecil atau pun besar. Tetapi, apabila modal yang Anda miliki memang cukup terbatas, jangan pernah memaksakan diri untuk langsung memulai bisnis yang besar. Sebab, semakin besar bisnisnya, maka akan semakin besar pula resiko yang harus Anda tanggung. Sebaiknya Anda menyesuaikan bisnis dengan modal yang ada, agar bisa mengurangi resiko usaha yang mungkin saja terjadi.
  • Mencari tahu prospek bisnis yang Anda pilih
    Jika ada produk yang lagi trend saat ini, tentu saja belum pasti akan jadi trend di beberapa tahun ke depan. Ya, tak semua produk yang booming akan terus disukai atau diminati masyarakat. Anda di sini harus cari tahu dan perkirakan prospek pada produk yang ingin Anda bisniskan. Caranya mudah sekali, yakni dengan melakukan riset pasar terlebih dulu untuk evaluasi ide bisnis Anda.
  • Memiliki pemasukan dari sumber lain
    Memang sah – sah saja apabila Anda langsung berbisnis setelah resign dari pekerjaan Anda. Tapi yakinkah Anda akan sanggup biayai hidup Anda dengan hanya andalkan pemasukan dari bisnis Anda yang baru? Agar lebih waspada, ada baiknya Anda memiliki sumber pengasilan lain. Contohnya saja Anda memulai bisnis toko online, tetapi Anda juga memiliki pekerjaan sampingan diwaktu luang sebagai penulis lepas atau freelance. Sehingga apabila suatu hari bisnis toko online Anda merugi atau pun gagal, maka Anda masih memiliki sumber pemasukan dari menulis. Hidup Anda pastinya juga akan lebih terjamin dan Anda bisa mulai kumpulkan uang lagi untuk coba berbisnis kembali.
  • Hemat uang yang lebih banyak
    Penting sekali mengatur keuangan bisnis atau pribadi dengan bijak. Kurangi segala kebutuhan yang dirasa kurang penting. Simpanlah uang Anda lebih banyak dari biasanya. Apabila biasanya Anda menabung 10% dari pengasilan bulanan, sekarang coba menabung 15% – 20%, sehingga simpanan Anda nanti akan semakin bertambah. Uang tersebut bisa digunakan untuk kembangkan bisnis dan untuk berjaga – jaga juga.
  • Membuat rencana bisnis yang matang
    Sebuah bisnis tanpa perencanaan tentunya akan alami kendala untuk maju. Bisnis yang sudah direncanakan dengan sebaik mungkin saja bisa alami kegagalan, apalagi bila rencana bisnisnya asal – asalan. Maka dari itu siapkan rencana bisnis yang matang. Pikirkan konsep bisnisnya dengan penuh perhitungan agar bisnis Anda bisa berjalan secara lebih terarah.
  • Kerja keras dan kerja cerdas
    Untuk mencapai terget pada tujuan bisnis memang akan memakan waktu tak sedikit. Jangan harap sukses secara instan, sabar dalam perjalanan bisnis penting peranannya. Hati – hati dalam mengambil setiap keputusan dan bertindak. Terus kerja keras, tetapi dengan cara yang cerdas supaya hasilnya bisa sesuai dengan usaha maupun rencana yang Anda buat.

Itulah cara memperkecil resiko usaha yang wajib diketahui pebisnis pemula. Semoga informasinya bisa bermanfaat.

This page needs javascript enabled !